Indonesia Masih Punya Orang Baik -->

Iklan Semua Halaman

 

Indonesia Masih Punya Orang Baik

Pusatserviceacbekasi
Minggu, 28 Juni 2026

Ketika Seorang Imam Menghadap Allah Saat Memimpin Shalat

Subuh itu berjalan seperti biasa.

Para jamaah berdiri rapi di belakang imam. Takbir pertama dikumandangkan, ayat-ayat Al-Qur'an dibaca dengan khusyuk, lalu seluruh jamaah bergerak menuju sujud.

Namun, pada sujud pertama rakaat pertama, sesuatu yang tak pernah diduga terjadi.

Sang imam tidak lagi bangkit.

Beberapa saat kemudian, salah seorang makmum maju menggantikan beliau untuk menyempurnakan shalat berjamaah, sementara jamaah lain menyadari bahwa imam mereka telah wafat.

Peristiwa tersebut terjadi di Masjid Jami Al-Ula, Balikpapan Barat, pada 2 Januari 2024. Imam yang wafat adalah H. Andi Syamsul Bahri, seorang imam rawatib yang dikenal masyarakat sebagai pribadi yang ramah, rendah hati, serta gemar membantu jamaah, termasuk memberikan saran dan bantuan obat kepada warga yang membutuhkan.

Video peristiwa itu sempat viral di media sosial. Banyak orang tersentuh, bukan semata-mata karena beliau wafat ketika shalat, tetapi karena kesaksian masyarakat tentang kehidupan beliau sebelum wafat.

Sesungguhnya, cara seseorang meninggal bukanlah dasar pasti untuk menyatakan husnul khatimah. Hanya Allah yang mengetahui akhir yang sebenarnya. Namun Rasulullah ﷺ memberikan sebuah pengingat yang sangat dalam:

"Setiap orang akan dibangkitkan sesuai dengan keadaan ketika ia meninggal."

(HR. Muslim)

Hadits ini mengajarkan bahwa keadaan ketika ajal datang memiliki makna. Karena itu, yang lebih penting bukanlah berharap meninggal dalam keadaan tertentu, melainkan membiasakan diri hidup dalam ketaatan setiap hari.